Upaya tersebut dilakukan semata-mata untuk mewujudkan Provinsi Bangka Belitung menjadi Provinsi yang zero geng motor ataupun premanisme.
Oleh karenanya, Jenderal Bintang Dua Polri ini secara khusus telah menyusun 12 langkah dan strategi pencegahan dan pemberantasan.
“Saya kemarin sudah buat suatu konsep 12 langkah strategis untuk berantas geng motor. Semuanya tertuang mulai dari upaya pencegahan kita, pemberantasan kita hingga langkah penegakan hukumnya,” terang Hendro.
Tak sampai disitu, Mantan Wakapolda Metro Jaya ini juga membeberkan pihaknya terus melakukan berbagai kegiatan guna mengantisipasi adanya gangguan kamtibmas.
Dengan melakukan kegiatan pergelaran personel seperti patroli 5 waktu hingga penyebaran personel di berbagai titik kerawanan terjadinya tindak kejahatan. “Langkah ini telah kita lakukan sejak Saya menjabat sebagai Kapolda Babel. Harapannya kamtibmas di Babel aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.







