Menurut Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, kejadian berawal saat Sidi sedang menjala ikan di muara Air Kantung pada Rabu sore, sekitar pukul 17.30 WIB.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang ada di lokasi, korban ( Sidi ) yang berada di dalam air sempat muntah-muntah dan mengeluhkan sakit kepala. Karena kondisinya tampak kurang sehat, rekan Sidi meminta pria itu naik ke darat, tapi saran itu tidak digubris.
“Rekan korban sempat berusaha menyuruh korban untuk naik ke atas, namun korban bersikeras untuk menunggu jala yang sudah di pasang oleh korban,” jelas Oka.
Nahas, detik selanjutnya warga melihat Sidi sudah terbawa arus dan tenggelam. Warga yang mengetahui hal tersebut berusaha mencari, tapi hingga masuk waktu Isya, korban tidak ditemukan.
Pagi harinya, pencarian kembali dilakukan dan tidak oleh masyarakat tapi juga Tim Pencari Ditpolairud Polda Babel. Berkat kerja keras yang dilakukan akhirnya Kakek Sidi berhasil ditemukan. (rn/lan)







