Ia juga mengajak masyarakat meneguhkan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah sebagai pedoman hidup untuk menjaga keseimbangan antara kemajuan dunia dan kemuliaan akhlak.
Acara adat yang berlangsung khidmat dan meriah dihadiri berbagai tokoh daerah serta nasional, di antaranya perwakilan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Pekerjaan Umum, dan Kementerian Pertanian. Turut hadir anggota DPR RI dan DPD RI asal Sumbar Lisda Hendra Joni dan Arisal Aziz.
Selain itu hadir unsur Forkopimda Sumbar, kepala daerah se-Sumatera Barat, Ketua TP-PKK Sumbar, Ketua KAN Koto Tangah, Ketua Harian LKAAM Sumbar, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, dan sejumlah akademisi seperti Musliar Kasim, Basrizal Koto, dan Jufri Bandaro.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang berlangsung hangat dalam suasana kekeluargaan. Antusiasme masyarakat tampak tinggi, mencerminkan kuatnya semangat gotong royong dan penghormatan terhadap adat di Koto Tangah. (*)
(Sumber hariansinggalang.co.id)







