Karena itu, ia berharap pawai semacam ini tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi tradisi positif.
“Kita berharap kegiatan seperti ini terus menjadi tradisi positif yang mampu membangun kebersamaan, menjaga persatuan, dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi,” ujarnya.
Kepala Kesbangpol Babel, Burhanudin menyebut terdapat 156 peserta dalam rangkaian karnaval dan sepeda hias.
Sebanyak 128 peserta mengikuti karnaval dan 27 peserta membawa sepeda hias. Pemerintah juga membagikan sekitar 2.500 bendera kecil selama rangkaian kegiatan tiga hari.
Dari titik pemberangkatan, peserta melintasi sejumlah ruas jalan hingga mencapai garis finis di Wago Petshop, Jalan Surabaya. Sepanjang rute, warga berdiri di sisi jalan menyaksikan berbagai atraksi.
Kemeriahan itu bahkan menarik warga dari luar Pangkalpinang. Pedagang pun ikut mendapat manfaat dari ramainya pengunjung.
Bagi Fery, pemandangan tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana sebuah perayaan nasional dapat mempertemukan banyak kepentingan: pemerintah, warga, pelajar, pelaku usaha, hingga komunitas.
“Semangatnya adalah bersama-sama menjaga Babel tetap maju dan semakin berjaya,” kata Fery. (Rea)







