Kata Eddy, pihak SMAN 2 Pangkalpinang menyampaikan bahwa antusiasme peserta dalam mengikuti TKA cukup tinggi.
Pelaksanaan ujian dibagi ke dalam beberapa sesi untuk mengantisipasi kepadatan server. Tim teknis juga disiapkan guna menangani kendala yang muncul selama kegiatan berlangsung.
Eddy turut memberikan motivasi kepada siswa dan guru agar pelaksanaan TKA dapat diikuti dengan baik.
Ia juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Babel memperkuat pendampingan teknis, terutama bagi sekolah-sekolah yang menghadapi keterbatasan infrastruktur digital.
Menurut dia, pemerataan dukungan teknologi menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan siswa di Bangka Belitung memiliki peluang yang sama dalam mengakses pendidikan lanjutan.
“Kita ingin anak-anak Babel mendapatkan kesempatan yang sama. Jangan sampai kemampuan mereka terhambat hanya karena masalah teknis,” ujarnya.
Ia berharap evaluasi terhadap kendala yang muncul pada hari pertama dapat menjadi bahan perbaikan sehingga pelaksanaan TKA berikutnya berlangsung lebih optimal.
“Dengan dukungan sarana yang memadai dan pengawasan yang baik, pelaksanaan TKA diharapkan dapat membantu siswa menunjukkan kemampuan akademik mereka secara maksimal,” pungkasnya (*)







