Sebelum mendapatkan bantuan, Wahyuni mengaku berupaya memenuhi kebutuhan pengobatan secara mandiri. Ia bahkan sempat menjual kendaraan untuk membantu membiayai perjalanan dan pengobatan putranya.
Sebagai orang tua tunggal yang bekerja serabutan, kondisi tersebut tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Wahyuni. Karena itu, dukungan PT TIMAH menjadi sangat berarti bagi Wahyuni untuk membantu meringankan biaya yang harus dipenuhi selama proses pengobatan putranya.
Wahyuni berharap seluruh proses pengobatan Al Fasha dapat berjalan lancar sehingga kondisi putranya segera membaik dan dapat kembali menjalani aktivitas seperti sediakala.
“Semoga pengobatan anak saya lancar dan bisa segera sehat kembali. Saya sangat berterima kasih kepada PT TIMAH yang sudah membantu,” katanya. (*)
(Foto: www.timah.com)







