RS pun sempat menanyakan apa kesalahannya sehingga pria yang mengaku nama Ajang tersebut maki maki dengan nada suara tinggi. “Saya tidak mengenalnya dan apa maksudnya marah marah dan maki maki, apalagi mengancam saya,” ujar RS.
Terkait kejadian ini, RS akan melaporkannya ke polisi. “Sebagai wartawan, saya melakukan tugas jurnalistik, kalau karena karya jurnalistik yang pernah dimuat dia merasa terganggu maka jelas ini menghalangi tugas jurnalistik,” imbuh RS.
Hingga berita ini dipublis masih diupayakan konfirmasi ke pihak terkait termasuk mencoba menghubungi nomor handphone yang mengirimkan sms. (*)







