BANYUMAS – SMA Soteria Mahardika akan menggelar Grand Opening bertajuk “Euphoria Soteria”, sebuah perayaan yang menandai dimulainya perjalanan sekolah dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang berorientasi pada pembentukan karakter, kompetensi masa depan, dan pembelajaran lintas budaya.
SMA Soteria Mahardika adalah sekolah intercultural pertama di Purwokerto yang membangun ekosistem pendidikan global. Desain kurikulum SMA ini terintegrasi antara intercultural, kurikulum merdeka, dan global competencies. Sekolah ini mengusung program multi-bahasa, STEM dengan perspektif Lintas Budaya, dan Pathways program dengan Career development center. Sekolah ini didampingi pengembangannya oleh konsultan pendidikan internasional, Nusa Widyantara Indonesia dan Northern Illinois University, Amerika Serikat
Acara ini akan dihadiri oleh Wakil Bupati Banyumas, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Irfan Harry Prasetiya, Ph.D, selaku Ketua Tim Kerja Kesetaraan Pendidikan dan Wajib Belajar Direktorat SMA Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap hadirnya inovasi pendidikan yang dikembangkan SMA Soteria Mahardika di Kabupaten Banyumas.
Nama “Euphoria Soteria” dipilih untuk merepresentasikan suasana kebahagiaan, kebanggaan, dan optimisme atas peresmian SMA Soteria Mahardika yang diharapkan memberikan kontribusi bagi dunia pendidikan. Melalui tema tersebut, Grand Opening ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah seremoni peresmian sekolah, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun optimisme, kepercayaan masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, pemerintah, orang tua, mitra pendidikan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Dalam rangkaian kegiatan, para tamu undangan akan diajak mengenal lebih dekat visi dan misi sekolah, program unggulan, fasilitas pembelajaran, serta berbagai inisiatif yang dirancang untuk mendukung pengembangan potensi peserta didik. Acara juga akan menghadirkan sesi pemaparan, dialog pendidikan, serta berbagai aktivitas yang mencerminkan semangat kolaborasi dan inovasi.
Tabita Christiana, M.S.Ed selaku kepala Sekolah SMA Soteria Mahardika mengatakan, ini bukan sekadar pembukaan sekolah baru. Ini adalah awal dari ruang belajar baru di Purwokerto sebagai ruang yang mempertemukan budaya, perspektif global, karakter, dan masa depan.
“Kami percaya pendidikan masa depan bukan hanya tentang nilai akademik, tetapi tentang membentuk manusia yang siap hidup di dunia global melalui heart, mind, and body seperti slogan yang diusung Soteria Mahardika,” katanya.







