JAKARTA — Pemerintah kembali mematangkan rencana pemberian subsidi untuk motor listrik. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, program ini pada tahap awal akan difokuskan untuk sekitar 6 juta unit motor baru.
Namun demikian, pelaksanaannya tidak akan dilakukan secara serentak. Pemerintah memilih skema bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan fiskal serta kapasitas industri kendaraan listrik di dalam negeri.
“Terus yang motor listrik kan ada program untuk mengganti semua motor yang ada di sini. Itu berapa? 120 juta motor (konversi BBM ke listrik)? banyak kan? Kalau saya sih, saya mengusulkan, kita kasih yang baru dulu, yang pertama itu 6 juta penjual motor kan. Kita akan, tapi nggak semua sekali. Kita lihat bertahap. Tapi yang baru akan kita coba buat program, ya,” ungkap Purbaya saat di Jakarta, dikutip Sabtu 25 April 2026.
Ia juga menyebutkan bahwa besaran subsidi masih dalam tahap pengkajian. Pemerintah memperkirakan insentif yang diberikan berada di kisaran Rp5 juta per unit, dengan peluang penyesuaian tergantung skema akhir yang diputuskan.
“Ya nggak semuanya, bertahap lah. Subsidi mungkin 5 juta per motor, 5 juta rupiah, atau lebih,” jelasnya.







