Example floating
Example floating
NASIONAL

Mahyeldi: Tanah Wakaf Perlu Dikembangkang Jadi Aset Produktif Bernilai Ekonomi

1016
×

Mahyeldi: Tanah Wakaf Perlu Dikembangkang Jadi Aset Produktif Bernilai Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi membuka Sidang Wakaf Tahun 2025 pada Konferensi Wakaf Internasional di Hotel Truntum Padang, Jumat (14/11/2025) malam.

PADANG (realita.news) – Gubernur Sumatera Barat menyatakan wakaf tidak hanya bernilai ibadah personal. Wakaf berperan sebagai instrumen ekonomi umat yang mampu memajukan peradaban. Pengelolaannya harus dikembangkan menjadi aset produktif bernilai ekonomi.

Hal ini disampaikan Gubernur Sumbar Mahyeldi saat membuka Sidang Wakaf Tahun 2025 di Hotel Truntum Padang, Jumat malam (14/11/2025). “Sejarah telah membuktikan gerakan tanah wakaf telah mendorong lahirnya pesantren, madrasah, rumah sakit hingga universitas. Seluruh lembaga tersebut menjadi penopang pembangunan umat,” katanya.

Ia menilai sebagian besar aset wakaf di Indonesia masih dikelola sebatas fungsi sosial. Banyak tanah wakaf hanya digunakan untuk rumah ibadah atau pemakaman. Pengelolaannya belum berkembang menjadi aset produktif bernilai ekonomi.

“Penyebabnya tentu perlu kita kaji bersama. Bisa karena keterbatasan pengetahuan, keterampilan, atau visi dalam mengembangkan aset wakaf. Bisa juga karena faktor lain yang harus kita temukan jawabannya,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap Konferensi Wakaf Internasional yang berlangsung di Padang besok Sabtu (15/11) menghasilkan gagasan baru. Ia berharap konferensi itu melahirkan solusi konkret untuk memperkuat ekosistem wakaf produktif di daerah dan nasional.

Baca Juga:  Hutan Adat Marga Sumsel Perlu Diangkat
slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69