Ia juga mendorong percepatan pembentukan Badan Wakaf Sumbar. Badan tersebut nantinya bersinergi dengan Badan Wakaf Indonesia, Bank Nagari Syariah, dan lembaga ekonomi syariah lainnya. Ia menilai sinergi itu penting agar pengelolaan wakaf lebih profesional dan berdaya guna.
Ia meyakini kehadiran ulama, akademisi, dan ribuan peserta dari berbagai negara pada Konferensi Wakaf Internasional di Padang memberi sinyal kebangkitan ekonomi umat berbasis wakaf.
“Sumbar siap menjadi ruang lahirnya gagasan baru tentang penguatan wakaf produktif,” tegas Mahyeldi.
(Sumber hariansinggalang.co.id)







