Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rommy S. Tamawiwy, menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata sinergi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Sebagai bank sentral, Bank Indonesia memiliki mandat di bidang kebijakan moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, serta pengelolaan uang rupiah. Namun, kami juga berkomitmen memperkuat literasi ekonomi generasi muda,” jelasnya.
Kuliah umum yang menghadirkan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bangka Belitung, Rifki Ismail, turut mengupas berbagai isu strategis, mulai dari kebijakan moneter, tantangan ekonomi global, hingga peran bank sentral dalam menjaga inflasi dan stabilitas sistem keuangan. (*)
(Sumber Humas UBB)







