Oleh : Zerli Selvika, M.Si. dan Apriliyani Harahap, M.A,
PERAIRAN di sekitar Pulau Semujur dikenal kaya akan sumber daya laut yang menjadikannya lokasi strategis bagi nelayan Bugis untuk mencari nafkah. Dengan keterampilan serta pengalaman panjang dalam dunia maritim, mereka mampu mengoptimalkan hasil tangkapan tanpa merusak ekosistem laut.
Tradisi melaut ini tidak hanya menjadi mata pencaharian utama, tetapi juga bagian dari identitas budaya mereka yang terus diwariskan kepada generasi berikutnya.
Nelayan Bugis yang bermukim di Pulau Semujur, Pangkalpinang, Bangka Belitung, merupakan bagian dari komunitas perantau Bugis yang memiliki tradisi bahari kuat. Mereka dikenal sebagai pelaut ulung dengan kemampuan menangkap ikan dan cumi-cumi menggunakan berbagai teknik yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Salah satu metode utama yang mereka gunakan untuk menangkap cumi-cumi adalah pancing cumi. Teknik ini melibatkan penggunaan pancing khusus tanpa umpan hidup, tetapi dirancang dengan mata kail kecil atau rumbai-rumbai yang menyerupai mangsa cumi-cumi.







