“Kami mengucapkan terima kasih atas izin dan dukungan yang diberikan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Ini menjadi sarana pengenalan dan edukasi sejak dini kepada anak-anak tentang bahaya bermain api yang dapat menyebabkan kebakaran,” ujarnya.
Menurut Marniati, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi para siswa karena mereka tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga dapat melihat langsung berbagai peralatan yang digunakan untuk mengatasi kebakaran.
“Anak-anak dapat melihat dan mengenal secara langsung peralatan yang digunakan untuk mengatasi kebakaran, mulai dari APAR hingga mobil pemadam kebakaran. Semoga kegiatan ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi anak-anak didik kami,” katanya.
Melalui kegiatan edukasi ini, PT TIMAH berharap dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya keselamatan sejak usia dini serta membekali anak-anak dengan pengetahuan dasar mengenai bahaya kebakaran dan cara pencegahannya. (*)







