“Terima kasih kepada PT TIMAH yang sudah luar biasa mendukung program TAMASYA. PT TIMAH membantu Pemkab Bangka Barat berkolaborasi dengan BKKBN Provinsi Bangka Belitung memberikan pemahaman dan pendampingan pengasuhan kepada orang tua dan pengasuh,” katanya.
Sarbudiyono berharap kolaborasi tersebut dapat terus diperkuat untuk mencegah berbagai persoalan yang dapat menghambat tumbuh kembang anak, termasuk kekerasan dan perundungan.
“Kita ingin bersama-sama memberikan pemahaman tentang pola asuh terbaik bagi anak-anak kita. Mereka adalah generasi penerus. Ketika karakter mereka sejak awal terbentuk dan terjaga dengan baik, melalui kolaborasi bersama, mudah-mudahan ke depan kita menghasilkan generasi yang baik,” harapnya.
Sementara itu, Ketua Tim KSPK Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Drs. Zuwaldi Batubara mengapresiasi kontribusi PT TIMAH dalam mendukung program yang berkaitan dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.
“PT TIMAH sangat luar biasa memberikan kontribusi dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Bukan hanya di Bangka Barat, tetapi dalam skala Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menunjukkan kontribusinya terhadap tumbuh kembang anak,” katanya.
Menurut Zuwaldi, dukungan PT TIMAH tidak hanya diberikan melalui program TAMASYA. Perusahaan juga berkontribusi dalam sejumlah program BKKBN lainnya yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. “Selain Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), PT TIMAH juga membantu program BKKBN lainnya, seperti Program Lansia Berdaya, program remaja, dan program lainnya,” jelasnya.
Ia menilai dukungan dunia usaha seperti PT TIMAH penting untuk memperkuat program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. “Pimpinan dan teman-teman di PT TIMAH sangat membantu sekali dan mengerti apa yang dibutuhkan masyarakat secara langsung,” katanya. (*)
(Sumber: www.timah.com)







