Example floating
Example floating
HEADLINE

Sumsel Sediakan Lahan untuk Kerja Sama Pertanian Indonesia dengan Palestina

393
×

Sumsel Sediakan Lahan untuk Kerja Sama Pertanian Indonesia dengan Palestina

Sebarkan artikel ini
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman bersama Menteri Pertanian Negara Palestina, Prof. Dr. Rezq Basheer-Salimia usai penandatanganan MoU di Jakarta, Senin lalu. (Foto Indonesia.go.id)

JAKARTA (realita.news) — Provinsi Sumatera Selatan ditetapkan sebagai daerah yang menjadi lokasi kerja sama sektor pertanian antara Indonesia dengan Negara Palestina.

Pemprov Sumsel mengalokasikan lahan seluas 10.000 hingga 15.000 hektare untuk mendirikan Palestine–Indonesia Solidarity Investment Zone di sektor pertanian. Inisiatif ini bertujuan mendukung proyek bersama yang berfokus pada produksi pangan, pembangunan pedesaan, dan pemberdayaan ekonomi.

Menteri Pertanian Negara Palestina, Prof. Dr. Rezq Basheer Salimia, menyambut baik adanya kerja sama ini dan menaruh harapan besar dengan ditandatanganinya Memorandum of Understanding (MoU) bersama Kementerian Pertanian RI.

MoU ini menjadi tonggak penting di tengah situasi sulit yang melanda sektor pertanian Palestina akibat dampak konflik yang berkepanjangan.

“Kami menaruh harapan besar pada perjanjian ini, yang hadir di saat sektor pertanian Palestina sedang mengalami kondisi luar biasa. Kami berada di sini untuk mempererat ikatan persahabatan dan memperluas kerja sama antara kedua negara, khususnya di bidang pertanian,” ujarnya di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin lalu.

Ia menilai bahwa kolaborasi ini menjadi peluang strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di Palestina melalui kemitraan yang adil dan saling menguntungkan dengan Indonesia.

Kerja sama ini meliputi berbagai bidang penting, mulai dari pelatihan, pertukaran keahlian teknis, peningkatan perdagangan dan investasi, hingga fasilitasi akses pasar dan bantuan pangan. Untuk memastikan keberlanjutan implementasi, kedua negara juga akan membentuk Komite Teknis Pertanian Bersama.

Dalam kesempatan itu, Prof. Rezq secara khusus menyampaikan penghargaan atas konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina, baik secara politik maupun kemanusiaan.

“Terima kasih kepada bangsa ini dan pemerintahnya atas sikap yang konsisten dan tak tergoyahkan dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina di berbagai bidang, khususnya atas dukungannya terhadap hak rakyat Palestina untuk merdeka,” ungkapnya.

Sementara itu, Menteri Pertanian Republik Indonesia, Andi Amran Sulaiman, menyambut baik kerja sama ini dan menekankan pentingnya memadukan kekuatan teknologi Palestina dengan potensi sumber daya Indonesia untuk memperkuat ketahanan pangan kedua negara.

“Palestina punya keunggulan di sektor hortikultura. Mereka memiliki banyak ahli water management, drip irrigation, dan teknologi pertanian modern yang sangat cocok untuk pengembangan hortikultura,” jelas Mentan Amran.

Menurut Anda Amran Sulaiman, Indonesia siap menyinergikan keunggulan tersebut dengan kekuatan nasional di bidang produksi, varietas unggul, serta luasnya ketersediaan lahan pertanian.

“Kita memiliki sumber daya yang melimpah dan lahan yang luas. Maka kita sinergikan dengan Palestina yang menyiapkan teknologinya seperti alat, mesin, green house, dan sistem irigasi, ” imbuhnya.

Mentan Amran juga menekankan bahwa kerja sama ini membuka peluang ekspor komoditas pertanian Indonesia ke Palestina.

“Kalau memungkinkan, kita kirim juga produk unggulan kita ke Palestina. Produktivitas padi kita cukup tinggi, sementara di Palestina sedang terjadi pergeseran pola konsumsi dari gandum ke beras. Ini adalah momentum yang tepat,” tegasnya. (*)

(sumber indonesia.go.id)

Baca Juga:  Direktur Utama PT Timah Tbk Ingatkan Mitra Usaha Patuhi K3
slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69