Rapat yang dipimpin oleh Pimpinan Senat berjalan tertib dan lancar. Dr Lukman yang menjadi kuasa Menteri dalam sambutannya setelah pemilihan mengatakan bahwa Pemilihan Rektor yang berlangsung di UBB saat ini adalah pemilihan yang langka karena baik suara Menteri maupun suara senat tertuju pada orang yang sama secara total.
“Ini jarang terjadi sepanjang pengalaman saya menjadi kuasa Menteri, biasanya ada dinamika yang selalu berlangsung dengan beragam drama. Kali ini UBB menorehkan pengalaman berharga dan langka,” tuturnya.
Pimpinan Senat UBB, Eva Utami, dalam penutupannya mengatakan bahwa selanjutnya hasil pemilihan tersebut akan dikirimkan ke Menteri untuk ditetapkan dan selanjutkan dijadwalkan pelantikan. Prof Ibrahim sendiri akan berakhir masa jabatannya pada tanggal 16 April 2024.
Ibrahim sendiri sebagai Rektor terpilih menyatakan terima kasih atas kepercayaan para anggota senat dan Menteri yang telah memberikan semua suara pada dirinya. Ia mengatakan bahwa ke depan tantangan UBB cukup besar, terutama pada proses memperkuat kelembagaan UBB sebagai BLU dan persiapan transformasi ke PTNBH pada waktunya nanti. Sapu bersih suara tersebut menurutnya adalah bentuk dukungan kuat dan menjadi energi besar untuk semakin mengembangkan UBB. (rilis)







