PANGKALPINANG — Pengurus Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Daerah (PGID) Kota Pangkalpinang periode 2026–2031 resmi dilantik di Aula OR Kantor Wali Kota Pangkalpinang, Senin (28/9/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin Masyarif. Dalam kesempatan itu, Saparudin menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua Umum PGID Kota Pangkalpinang, Pdt. Markus Setiawan, beserta jajaran pengurus yang baru.
“Semoga melalui kepemimpinan Pak Markus beserta jajarannya, pelayanan PGID kepada umat dan masyarakat Kota Pangkalpinang semakin baik,” ujar Saparudin.
Ia berharap kepengurusan PGID periode baru dapat memperkuat sinergi, baik antar-gereja maupun dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Menurut Saparudin, kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan sosial yang berkembang, mulai dari persoalan ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup hingga kehidupan bermasyarakat.
Saparudin juga menyinggung dinamika ekonomi global yang turut berdampak terhadap kondisi masyarakat. Salah satunya kenaikan harga minyak dunia yang menurutnya telah menembus lebih dari 100 dolar AS per barel.
“Pengaruhnya luar biasa,” katanya.
Selain ekonomi, persoalan lingkungan juga menjadi perhatian Pemkot Pangkalpinang. Saparudin mengatakan kondisi cuaca ekstrem dan musim kemarau meningkatkan risiko kebakaran lahan dan lingkungan di wilayah perkotaan.
Pemkot Pangkalpinang bersama kepolisian, kata dia, telah membentuk satuan tugas untuk melakukan penanganan sekaligus penyelidikan terhadap aktivitas pembakaran.







