“Ratu Sinuhun adalah simbol kebijaksanaan perempuan Palembang. Melalui Simbur Cahaya, beliau telah menunjukkan bahwa perempuan bisa menjadi penggerak hukum, moral, dan kebudayaan. Seharusnya beliau mendapat tempat di hati bangsa ini sebagai Pahlawan Nasional Perempuan,” ujar Lishapsari.
Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Palembang Muhammad Nasir menyatakan bahwa nilai-nilai yang dibawa Ratu Sinuhun sejalan dengan semangat kebudayaan dan kemajuan zaman.
“Beliau bukan hanya bagian dari sejarah, tapi sumber inspirasi. Semangat keadilannya masih relevan untuk masyarakat modern. Pengusulan Ratu Sinuhun sebagai Pahlawan Nasional adalah langkah yang tepat,” ujarnya.
Seniman Febri Al Lintani turut mengungkapkan pandangan artistiknya tentang sosok Ratu Sinuhun.
“Dalam karya seni, Ratu Sinuhun bisa kita gambarkan sebagai perempuan cahaya yaitu sosok yang menuntun masyarakatnya dengan kelembutan dan kecerdasan. Nilai-nilai yang beliau tanamkan dalam Simbur Cahaya itu seperti cahaya moral yang tak padam,” kata Febri.
Sedangkan Sultan Mahmud Badaruddin IV, RM Fawas Diradja SH, M.Kn, menegaskan bahwa Kesultanan Palembang Darussalam sangat mendukung upaya pengusulan Ratu Sinuhun sebagai Pahlawan Nasional Perempuan dari Sumatera Selatan. (*)







