Ia menjelaskan, Festival Lampu Colok merupakan tradisi yang telah lama dilestarikan masyarakat, khususnya dalam momentum malam 7 likur Ramadan. Selain sebagai bentuk syiar Islam, kegiatan ini juga menjadi ajang kreativitas generasi muda yang dikemas melalui perlombaan di tingkat Kabupaten.
“Persiapannya bisa hampir satu bulan, melibatkan banyak pemuda secara gotong royong. Ini kegiatan positif yang mengasah kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan,” tambahnya.
Azyar juga menyebutkan, PT TIMAH telah beberapa kali memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat, tidak hanya di Mukalimus tetapi juga di wilayah lain di Karimun.
“Kami sangat berterima kasih karena bantuan ini turut menjaga kelestarian tradisi masyarakat. Harapannya ke depan PT TIMAH terus maju dan tetap konsisten mendukung kegiatan masyarakat,” katanya. (*)
(Sumber www.timah.com)







