Senada, Camat Riau Silip Sukma Aditya mengatakan seminar tersebut telah dinantikan oleh para guru dan orang tua ABK di wilayahnya.
Saat ini, tercatat sebanyak 123 anak berkebutuhan khusus berada di Kecamatan Riau Silip. Karena itu, kegiatan edukasi seperti seminar dinilai memiliki manfaat penting bagi orang tua dan guru.
“Kegiatan edukasi ini sangat kami harapkan dan antusias diikuti. Seminar ini sangat bermanfaat bagi para guru dan orang tua untuk terus memberikan motivasi dan pendekatan kepada anak agar bisa tumbuh dengan pendidikan dan kasih sayang yang luar biasa,” ujarnya.
Ia berharap ilmu yang diperoleh melalui seminar tersebut dapat menjadi bekal tambahan bagi orang tua dalam menerapkan pola asuh dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan anak.
Salah satu peserta, Febri Irawan, yang merupakan orang tua sekaligus tenaga pengajar, menyambut baik seminar yang digelar PT TIMAH. Menurutnya, menjadi orang tua dari anak penyandang disabilitas membutuhkan kesabaran sekaligus pengetahuan dan dedikasi yang kuat.
“Seminar ini bagi kami sebagai guru dan orang tua, kalau bahasa kita itu seperti dapat durian jatuh. Narasumber ahli yang dihadirkan PT TIMAH membantu kami mematangkan dalam menerapkan pola asuh yang lebih baik lagi ke depannya,” kata Febri.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dalam seminar tersebut dapat diterapkan secara langsung dalam mendampingi tumbuh kembang anak berkebutuhan khusus.
Sebelummya, PT TIMAH juga telah menggelar seminar serupa tahun lalu yang manfaatnya telah dirasakan orang tua, guru dan Anak berkebutuhan khusus. Hal ini merupakan bagian dari mendorong pendidikan yang inklusif. (*)
(Sumber: www.timah.com)







