Ayah Zilvina, Deka Erwandi, menjelaskan bahwa perawatan di Rumah Sakit Mohammad Hoesin dijadwalkan dimulai pada 21 Juli 2026 dan diperkirakan akan berlangsung selama beberapa minggu.
Menurut Deka, situasi ini menghadirkan tantangan finansial yang signifikan bagi keluarga, karena mereka harus menanggung biaya transportasi, akomodasi, dan obat-obatan yang tidak ditanggung oleh rumah sakit. Sementara itu, sumber daya keuangan keluarga terbatas.
“Bantuan yang kami terima dari PT TIMAH akan digunakan untuk menutupi biaya transportasi dan akomodasi, serta untuk membeli obat-obatan,” kata Deka.
Bantuan medis ini diharapkan dapat membantu Zilvina menjalani perawatannya dengan lebih efektif. Orang tuanya juga berharap agar ia segera pulih sehingga dapat kembali beraktivitas sehari-hari dan menikmati masa kanak-kanak yang sehat seperti anak-anak seusianya.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT TIMAH atas dukungannya terhadap perawatan putri kami melalui bantuan medis ini. Sebagai orang tua, penghasilan kami tidak cukup untuk menutupi semua biaya yang dibutuhkan. Kami berharap PT TIMAH terus sukses di masa mendatang,” kata Deka. (*)







