Selain ganja, juga ditemukan sabu-sabu yang dikemas dalam plastik bening ukuran sedang hingga besar. Narkotika jenis ini terlihat dalam bentuk butiran kristal bening, menyerupai es batu kecil atau garam kasar. Seluruh paket sabu telah disegel rapat dan ditata rapi di atas meja konferensi pers, berdampingan dengan jenis narkoba lainnya. Di samping narkotika juga dihadirkan dengan menggunakan pakaian tahanan.
David mengungkapkan, 315,7 kg narkotika yang disita terdiri atas 211 kg ganja, 25,98 kg sabu-sabu, 24.879 butir ekstasi, 8,62 kg tembakau sintetis, dan 103.377 butir obat-obatan berbahaya. Selain itu, ada juga 1,8 kg liquid cairan narkotika yang mengandung ganja, 2,84 kg ketamin sebagai bahan prekursor narkotika, hampir 1 kg serbuk bibit sinte, dan 3,96 gram kokain.
“Kalau kita konversikan dengan pengguna, maka kita telah menyelamatkan jiwa generasi muda kurang lebih 634.536 jiwa dari bahaya penyalahgunaan atau penggunaan daripada narkoba itu sendiri. Dan kalau kita konversi dalam nominal bahwa Polda Metro Jaya telah mampu menyita kurang lebih 48 miliar miliar,” tambah dia. (*)
Editor Rea







