Manager PLN ULTG Bangka, Teddy Maradona, menyatakan bahwa edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada kalangan akademisi merupakan langkah strategis PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan di sekitar instalasi kelistrikan.
“Momentum Hari Lahir Pancasila menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa memerlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan. Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen edukasi yang turut menyebarluaskan informasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat,” ungkap Teddy.
Sementara itu, Wahri Sunanda selaku Dosen Program Studi Teknik Elektro UBB mengapresiasi kesempatan yang diberikan PLN ULTG Bangka kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar langsung di lapangan.
“Kunjungan ini memberikan nilai tambah yang sangat penting bagi mahasiswa karena mereka dapat melihat secara langsung implementasi teori yang selama ini dipelajari di perkuliahan. Selain memahami fungsi gardu induk dan sistem transmisi tenaga listrik, mahasiswa juga memperoleh wawasan mengenai aspek keselamatan yang menjadi prioritas utama dalam pengelolaan sistem ketenagalistrikan. Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungannya terhadap pengembangan kompetensi mahasiswa,” ujar Wahri.
Melalui kegiatan ini, PLN menegaskan komitmennya untuk terus membangun kolaborasi dengan instansi pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi kelistrikan masyarakat. Dengan mengusung semangat Hari Lahir Pancasila, PLN berharap sinergi antara dunia industri dan akademisi dapat terus terjalin untuk mendorong lahirnya generasi muda yang kompeten dan siap berkontribusi dalam pengembangan sektor energi nasional. (***)
(Sumber PLN UIW Babel)







