Aksi nyata PLN UIW Babel ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hadir memberikan sambutan mewakili Gubernur, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Amransyah Muslimin, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini menjadi langkah penting dalam menjaga ekologi daerah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada PLN UIW Bangka Belitung atas terlaksananya program TJSL penanaman pohon kelapa dan mangrove pada pesisir pantai yang kritis untuk mencegah abrasi ini. Langkah preventif seperti ini sangat dibutuhkan untuk menjaga ekologi daerah kita,” tegas Amransyah Muslimin.
Sebagai mitra lokal yang dipercaya mengawal pelaksanaan program, Ketua Yayasan Ikebana, Ervawi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan PLN dalam upaya rehabilitasi kawasan pesisir.
“Alhamdulillah, PLN UIW Babel telah mempercayakan Yayasan Ikebana untuk bersama-sama bergerak mencegah abrasi di lahan pantai kritis ini. Kami sangat mengapresiasi kepedulian PLN. Semoga program peduli lingkungan yang sangat baik ini dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan tidak hanya berhenti di sini saja, demi masa depan alam Bangka Belitung yang lebih lestari,” ungkap Ervawi.
Melalui penanaman 4.000 bibit mangrove dan kelapa ini, PLN bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yayasan Ikebana Kenanga, serta seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan dan perawatan tanaman agar tumbuh optimal. Diharapkan, kolaborasi ini mampu memperkuat upaya rehabilitasi kawasan pesisir, mengurangi risiko abrasi, serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan demi Bangka Belitung yang hijau dan berkelanjutan. (**)







