“Cerita teman-teman penyandang disabilitas tidak seharusnya dimulai dari keterbatasan, tetapi dari kemampuan. Mereka memiliki keterampilan, menghasilkan karya, belajar, bekerja, dan terus berproses. Ketika kemampuan itu mendapatkan ruang dan kesempatan, ia dapat memberikan nilai bagi diri sendiri, keluarga, sekaligus lingkungan di sekitarnya,” kata Ira.
Dukungan PLN tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Belitung. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Belitung, Syamsuddin, S.E., yang mewakili Bupati Belitung, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PLN dalam mendukung pengembangan masyarakat di Kabupaten Belitung.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Belitung, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN (Persero) atas kepedulian dan kontribusinya melalui program TJSL. Ini merupakan bukti kepedulian PLN kepada masyarakat. Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus berlanjut,” ujar Syamsuddin.
Bagi Kelekak Batik, dukungan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan kelompok dalam mengembangkan keterampilan dan usaha yang telah dirintis. Ketua Kelompok Usaha Bersama Kelekak Batik, Diana, S.E., mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan PLN kepada kelompoknya.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT PLN (Persero) Bangka Belitung melalui program PLN Peduli yang sudah begitu peduli kepada kami. Sejujurnya, saat pertama kali PLN datang, saya sampai kaget dan terharu. Saya tidak menyangka PLN memberikan perhatian yang begitu besar kepada kami, teman-teman disabilitas di sini,” ujar Diana.
Program Pengembangan Rumah Batik Kelekak menjadi bagian dari upaya PLN untuk mendorong kegiatan ekonomi produktif yang bertumpu pada kemampuan masyarakat dan potensi lokal.
Melalui dukungan yang berkelanjutan, PLN berharap Rumah Batik Kelekak dapat terus menjadi ruang untuk berkarya, mengembangkan keterampilan, sekaligus memperluas peluang usaha bagi para anggotanya.







