Sementara itu, kegigihan tercermin dari semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk kemampuan untuk bangkit setelah mengalami kegagalan.
Selain itu, empati menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Generasi muda diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kondisi dan kesulitan yang dialami orang lain.
“Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan dengan mengedepankan semangat kebersamaan, tanggung jawab, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya,” tuturnya.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang berharap semangat persatuan, patriotisme, kegigihan, dan kepedulian sosial semakin tumbuh dalam kehidupan masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.
Momentum tersebut diharapkan juga dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kota Pangkalpinang yang maju, sekaligus melahirkan generasi penerus bangsa yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. (*)







