Lebih lanjut dikatakannya, untuk meningkatkan produksi pertanian dapat dicapai baik melalui intensifikasi maupun ektensifikasi pertanian. Namun demikian usaha tersebut tidak dapat optimal apabila tanpa dukungan ilmu pengetahuan, utamanya penerapan teknologi pertanian.
“Sehingga diselenggarakannya sekolah lapang ini, bertujuan agar para petani dapat menerapkan inovasi teknologi pertanian sehingga dapat meningkatkan produktivitas,” terangnya.
Ia berharap para peserta yang merupakan perwakilan Gabungan Kelompok Tani dari seluruh penjuru Babel dapat mengambil dan menyerap pengetahuan tersebut dan diimpelentasikan di lapangan, sehingga produksi pertanian, khususnya komoditas cabai merah keriting bisa berjalan maksimal.
“Insyaallah produksi meningkat, maka pendapatan dan kesejahteraan meningkat,” pungkasnya. (budi)
Sumber Diskominfo







