Di samping itu, Presiden RI juga mengarahkan agar ada peningkatan efisiensi terhadap belanja negara di semua bidang sebagai upaya mengurangi pemborosan. “Kita sekarang dalam rangka waspada menghadapi tantangan yang tidak menentu. Sekali lagi saya tekankan kita harus hemat, kita harus kurangi kebocoran dari anggaran. Ini tekad saya,” sebut Presiden.
Termasuk kepada pimpinan yang ada di daerah, tegas Prabowo, agar pemerintah pusat dan pemerintah di daerah harus sejalan demi kepentingan rakyat. Kurangi hal-hal yang bersifat seremoni, bersifat terlalu banyak kajian seminar dan sebagainya. Sekarang saatnya adalah mengatasi masalah secara langsung.
“Kita harus jamin setiap rupiah uang rakyat sampai ke rakyat yang memerlukan. Kita tidak boleh lagi toleransi terhadap kebocoran pengeluaran yang boros, hal-hal yang tidak langsung mengatasi kesulitan rakyat dan hal-hal yang tidak produktif,” kata Presiden Prabowo. (*)
(Sumber Diskominfo)







