“Seperti mendukung penurunan tingkat prevalensi stunting, penguatan analisis gizi anak-anak, hingga memaksimalkan pemberian imunisasi Polio,” ujarnya
Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, ia berharap kepada seluruh kader untuk turut memantau dan memberikan sosialisasi serta mengajak para orang tua membawa balitanya ke Posyandu untuk dilakukan pemantauan tumbuh kembang anak.
Terakhir, ia juga mengajak seluruh pihak terkait untuk semakin meningkatkan komitmen dan peran sertanya dalam memperkuat Posyandu. Misalnya dukungan regulasi yang mengatur terkait teknis penyelenggaraan Posyandu secara komprehensif, penguatan peran TP PKK sebagai pembina Posyandu untuk ikut serta dalam pendayagunaan dan pemberdayaan Posyandu.
“Hingga optimalisasi penguatan pembinaan Posyandu melalui mitra kerja Posyandu dari OPD terkait dan Rakornas Posyandu pada 26 Agustus 2024 mendatang,” tutupnya. (budi)







