Sinergi tersebut dilakukan bersama perangkat daerah dan pemerintah di tingkat kecamatan serta kelurahan untuk memastikan rantai produksi berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah kami terbantu bersinergi dengan Pemkot Pangkalpinang, mulai dari hulu bahan baku nanas sampai kami olah menjadi produk,” katanya.
Sugeng menegaskan, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi pihaknya untuk terus menghadirkan produk yang dapat memberikan manfaat lebih luas. Ia menyebut keberhasilan yang dicapai saat ini merupakan hasil kerja bersama, bukan semata pencapaian satu pihak.
Ia berharap kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Pangkalpinang dan Pemkot Pangkalpinang dapat terus berkembang sehingga produk olahan nanas memiliki daya saing dan mampu membawa nama daerah lebih luas. “Kami bersyukur, di tengah ketidaksempurnaan kami, Pemkot melalui jajarannya memberikan dukungan sehingga bisa memunculkan satu produk dan kegiatan yang mengangkat nama kami,” ujarnya. (mdg)







