Example floating
Example floating
ADVETORIALPANGKALPINANG

Pemkot Pangkalpinang Ambil Langkah Strategis Atasi Sampah Liar di Titik Rawan

651
×

Pemkot Pangkalpinang Ambil Langkah Strategis Atasi Sampah Liar di Titik Rawan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Kota Pangkalpinang mengadakan rapat membahas pengelolaan persampahan, terutama keberadaan sampah liar. Rapat yang dipimpin Sekda Mie Go ini dihadiri seluruh Camat, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR dan Lurah Air Kepala Tujuh di ruang rapat sekda, Senin (14/4/2025). (foto Adv)

PANGKALPINANG (realita.news)  – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go, mengumpulkan seluruh camat untuk membahas pengelolaan persampahan, terutama keberadaan sampah liar. Selain camat, hadir juga Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR dan Lurah Air Kepala Tujuh pada rapat yang berlangsung di ruang rapat sekda, Senin (14/4/2025).

Mie Go mengatakan, pengelolaan persampahan perlu ditangani secara tegas dan massif. Jika tidak dilakukan, banyak hal yang berimbask mulai dari Kesehatan hingga kesemerawutan. Persoalan ini, kata dia, merupakan komitmen bersama yang dilakukan bukan hanya dari petugas kebersihan, kecamatan, maupun kelurahan saja.

Diakui Mie Go, mengatasi permasalahan sampah salah satunya dengan sarana dan prasarana yang menunjang. Namun adanya defisit anggaran dan harus menyiapkan dana untuk Pilkada ulang, maka hanya mengoptimalkan sarana prasarana yang ada saja.

“Perlu menjadi konsentrasi untuk pemenuhan sarpras. Mustahil jika tidak didukung oleh sarana dan prasarana. Tapi kondisi saat ini kita terfokuskan untuk menutup defisit dan menyiapkan dana Rp25 miliar untuk pelaksanaan Pilkada ulang,” ucap Mie Go.

Sekda Pangkalpinang Mie Go memimpin rapat pembahasan pengelolaan persampahan, terutama keberadaan sampah liar di ruang rapat sekda, Senin (14/4/2025). (foto Adv)

Dalam rapat turut membahas tentang sampah liar di Kawasan Air Kepala Tujuh (Gandaria I) yang hampir menutup jalan sehingga menyulitkan kendaraan untuk melintas. Mie Go membeberkan, kejadian itu diketahuinya pada Minggu (13/4) kemarin menjelang siang. Menurut informasi yang diterimanya, sampah-sampah berserakan di jalan tersebut berasal dari lahan kosong sekitar yang pada saat itu sedang dibersihkan.

“Kejadian itu karena ada yang membersihkan lahan kosong, namun banyak sampah yang menumpuk karena dibuang oleh oknum Masyarakat di lahan tersebut. Mungkin itu bentuk protes karena banyaknya sampah di saluran air dan lahan, jadi dilempar ke jalan,” kata Mie Go.

Baca Juga:  Walikota Pangkalpinang Lantik 17 Pejabat baru
slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69