PADANG (realita.news) – Mengoptimalkan pengelolaan sampah dalam kota, Pemerintah Kota Padang bersama Universitas Andalas (Unand) menjajaki kerjasama terkait pengelolaan sampah organik menjadi pupuk.
Hal ini menjadi pembahasan dalam pertemuan antara Walikota Padang, Fadly Amran, dengan Direktur Usaha dan Pengembangan Bisnis Unand, Dr. dr. Andani Eka Putra beserta jajaran, di Gedung Putih Kediaman Resmi Walikota, Sabtu lalu.
Fadly Amran menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah lingkungan, terutama mengurangi timbulan sampah harian Kota Padang yang mencapai 647 ton. “Kami menyambut baik inisiatif tersebut. Semoga kerjasama ini dapat terwujud, sehingga membawa solusi untuk permasalahan sampah di Kota Padang,” harap Fadly Amran.
Sementara itu, Dr. Andani menjelaskan bahwa Unit Bisnis Pupuk Organik Direktorat Pengembangan Unit Usaha dan Bisnis Unand telah mendapatkan kuota dari Kementerian Pertanian RI untuk suplai pupuk organik bersubsidi dengan kapasitas produksi antara 50-100 ribu Ton per tahun.
“Kita sudah berjasama dengan produsen lokal, dan perlu juga bekerjasama dengan Pemerintah Kota Padang terkait pengolahan produksi pupuk organik tersebut,” ungkapnya.







