Noni mengaku sempat merasa gugup karena parade tersebut disaksikan banyak pihak. Namun, menurut dia, kegiatan berjalan lancar.
Selain mengikuti parade, Noni meninjau stan Dekranasda Bangka Belitung untuk melihat perkembangan penjualan produk kerajinan daerah selama Kriyanusa 2026.
Ia mengatakan sejumlah produk kerajinan yang ditampilkan mendapat respons positif dari pengunjung.
“Tadi juga saya meninjau dan melihat langsung stan Dekranasda Bangka Belitung. Produknya laris manis. Alhamdulillah Kriyanusa 2026 sudah selesai dan kita sudah menampilkan performa terbaik menggunakan wastra daerah di acara penutupan ini,” tuturnya.
Noni berharap partisipasi Bangka Belitung dalam Kriyanusa dapat terus menjadi ruang promosi bagi produk kerajinan dan wastra daerah.
“Sampai jumpa di Kriyanusa 2027,” katanya. (*)







