Example floating
Example floating
UBB

Dosen UBB Dorong Inovasi Pangan Lokal dan Literasi Global untuk Mendukung Pariwisata Belitung

200
×

Dosen UBB Dorong Inovasi Pangan Lokal dan Literasi Global untuk Mendukung Pariwisata Belitung

Sebarkan artikel ini

BELITUNG — Dosen Universitas Bangka Belitung (UBB) mendorong generasi muda Belitung untuk mengembangkan potensi pangan lokal sekaligus meningkatkan kemampuan komunikasi dalam Bahasa Inggris melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat tingkat universitas.

Kegiatan bertajuk “Penguatan Kapasitas Remaja Belitung melalui Edukasi Gizi Berbasis Pangan Lokal dan Literasi Global dalam Mendukung Destinasi Wisata Internasional” dilaksanakan di Belitung.

Kegiatan ini diketuai Dr. M. Afifulloh, M.Hum. beserta tim anggota, dengan menggandeng Pokdarwis Gen-Z Desa Tanjung Binga sebagai mitra. Kegiatan juga turut melibatkan Pokdarwis dan komunitas terkait sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam pengembangan potensi wisata berbasis masyarakat.

Salah satu materi utama kegiatan adalah pengenalan potensi pangan lokal Belitung, khususnya kepiting sebagai salah satu komoditas protein unggulan Kabupaten Belitung dan ubi sebagai salah satu alternatif pangan yang dapat dikembangkan melalui diversifikasi pangan berbasis sumber daya lokal.

Potensi tersebut kemudian dikembangkan melalui inovasi kuliner KUBI (Kepiting Ubi). Produk ini diperkenalkan sebagai salah satu contoh bagaimana bahan pangan lokal dapat diolah menjadi produk kuliner yang inovatif, memiliki nilai tambah, dan berpotensi dikembangkan sebagai produk yang berdaya saing.

Tidak hanya berfokus pada pangan dan inovasi kuliner, kegiatan ini juga memberikan pelatihan Bahasa Inggris untuk keperluan pariwisata, khususnya dalam  memperkenalkan makanan dan produk pangan lokal kepada wisatawan mancanegara. Peserta diperkenalkan pada kosakata dan ungkapan Bahasa Inggris yang dapat digunakan untuk menjelaskan bahan makanan, cita rasa, proses pengolahan, keunikan, serta nilai budaya di balik makanan lokal Belitung.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari penguatan literasi global generasi muda, sehingga peserta tidak hanya memahami potensi kuliner di daerahnya, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan potensi tersebut kepada pengunjung dari berbagai latar belakang. Kemampuan berkomunikasi dalam Bahasa Inggris diharapkan dapat mendukung interaksi yang lebih baik antara pelaku wisata lokal dengan wisatawan internasional.

Baca Juga:  Strategi Cerdas Mengajarkan Bahasa Inggris pada Anak

Tinggalkan Balasan

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69