Warga menilai sektor pertanian masih menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat, sehingga membutuhkan perhatian serius, terutama terkait ketersediaan bibit unggul dan fasilitas pendukung lainnya.
Sementara itu, di bidang pendidikan, masyarakat menyoroti kondisi akses jalan menuju SMAN 3 Jeriji yang hingga kini belum diaspal. Kondisi jalan tersebut dinilai menyulitkan siswa dan guru, terutama saat musim hujan karena jalan menjadi licin dan berlumpur.
Masyarakat juga meminta perhatian terhadap fasilitas sekolah, salah satunya penyediaan area parkir kendaraan roda dua bagi siswa agar lebih aman dan tertata.
Dalam dialog itu, Musani mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi bahan pembahasan di DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Apa yang disampaikan Masyarakat ini akan dibawa ke pembahasan pembahasan di gedung dewan nantinya.
Menurutnya, reses menjadi momentum penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihan.
Sementara Warkamni menegaskan, pihaknya akan berupaya memperjuangkan seluruh usulan masyarakat sesuai kewenangan pemerintah provinsi. “Kami akan membawa seluruh usulan masyarakat ini untuk diperjuangkan,” ujarnya. (***)







