Target 5 ton rendang akan dipenuhi secara bertahap melalui dapur umum yang terus beraktivitas di Kantor LKAAM. Masyarakat yang ingin berpartisipasi dibuka kesempatan seluas-luasnya untuk menyalurkan sumbangan dalam bentuk uang, daging sapi, ayam, maupun rendang jadi.
Guna memastikan pengiriman logistik berjalan cepat dan lancar, LKAAM Sumbar berkolaborasi erat dengan TNI Angkatan Udara (TNI AU) melalui Lanud Sutan Sjahrir Padang untuk angkutan udara secara berkala.
Komandan Lanud Sutan Sjahrir, Kolonel Pnb Wahyu Bintoro, menegaskan komitmen TNI AU untuk selalu hadir dan siap mendukung penuh penanggulangan bencana nasional melalui pengangkutan udara.
“Ini adalah bentuk dukungan dan kolaborasi kita terhadap musibah yang terjadi. Kapan pun dibutuhkan bantuan transportasi udara, TNI AU selalu standby on call dan siap mengerahkan armada pesawat Hercules,” jelas Kolonel Wahyu Bintoro.
Sinergi angkutan udara ini akan memanfaatkan penerbangan rutin dan operasional TNI AU dari Padang, Pekanbaru, hingga Medan untuk meneruskan bantuan logistik menuju titik-titik krisis di NTT.
Setibanya di NTT, distribusi bantuan rendang ini akan disambut dan dikawal langsung oleh Gebu Minang NTT. Penyaluran diprioritaskan ke area terdampak parah, termasuk di kawasan Maumere dan sekitarnya.
LKAAM Sumbar mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk ikut mensosialisasikan dan memviralkan gerakan kemanusiaan ini, sehingga target 5 ton rendang untuk NTT dapat segera terealisasi sepenuhnya. (***)
(Sumber hariansinggalang)







