Dirinya juga menyampaikan bahwa partisipasi pemilih pada pilkada mengalami peningkatan, dibeberkan Safrizal, pada 2017 Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 915.853 sedangkan untuk pilkada tahun 2024 DPT sebanyak 1.067.434. Selain tingkat partisipasi pemilih yang secara kuantatif semakin membaik, pemerintah dan penyelenggara pilkada juga perlu mendorong peningkatan kualitas partisipasi.
“Hal itu dapat dicapai dengan peningkatan kualitas kampanye, pemberatasan hoaks, serta politik uang (money politik) maupun penegakan sanksi terhadap pelanggaran dalam penyelengara pilkada,” sebutnya.
Pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN), menurut Safrizal, juga perlu dicegah pada pilkada serentak 2024.
“Semoga dengan rapat konsolidasi ini dapat memperoleh masukan bagi perumusan rekomendasi kebijakan dinamika kesiapan pilkada serentak tahun 2024,” tutupnya.
Turut hadir dalam rapat konsolidasi ini diantaranya, Anggota KPU RI Yulianto Sudrajat, Forkompimda, Ketua KPU dan Bawaslu Babel beserta jajarannya. (Imelda)
Sumber Dinas Kominfo







