PADANG — Komunitas Minangkabau Barber Association menghimpun dana untuk membantu korban bencana banjir don longsor yang melanda beberapa daerah di Sumatera Barat. Komunitas ini mengadakan kegiatan cukur rambut di tempat terbuka dan uang bayarannya dimasukkan ke dalam Kotak Donasi yang ditempatkan di sekitar lokasi kegiatan.
Kegiatan kemanusian bertajuk ‘Tukang Cukur Bantu Warga’ diadakan secara serentak selama empat hari beberapa kota di Sumbar seperti Payakumbuh, Bukittinggi, dan Padang Panjang. Kegiatan yang sama malah meluas sampai ke provinsi lain seperti Bekasi, Makassar, dan Bali,
Aksi kemanusiaan tersebut menjadi wujud empati para pelaku industri barber yang tergabung dalam komunitas Minangkabau Barber Association. Mereka berupaya hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penyedia jasa, tetapi juga sebagai bagian dari kekuatan sosial yang peduli terhadap sesama.
Ketua pelaksana kegiatan, Fanji Ramadhan yang akrab disapa Fanji One, menyampaikan bahwa Minangkabau Barber Association merupakan wadah berhimpunnya para tukang cukur sekaligus pelaku seni di bidang barber. Kegiatan sosial ini, menurutnya, lahir dari kesadaran bersama untuk bergerak saat daerah mereka dilanda musibah.
“Lewat kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa profesi tukang cukur juga memiliki peran sosial. Barber bukan sekadar urusan gaya rambut, tetapi juga bisa memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Fanji yang ditemui di Padang, seperti dilansir hariansinggalang.co.id Jumat (12/12)..







