BELITUNG, 9 April 2026 — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Belitung memastikan keandalan pasokan listrik selama pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SMP sederajat yang berlangsung pada 6–16 April 2026. Kepastian pasokan listrik menjadi krusial seiring meningkatnya penggunaan perangkat elektronik dalam pelaksanaan ujian di sejumlah sekolah.
Manager PLN UP3 Belitung, Megantara Vilanda Setyawan, mengatakan, PLN menyiapkan skema pengamanan sistem dengan meniadakan pemadaman terencana maupun pekerjaan pemeliharaan jaringan di sekitar lokasi ujian. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi gangguan selama proses ujian berlangsung.
“Kami memastikan tidak ada pemadaman terencana di wilayah sekolah selama ujian. Keandalan pasokan menjadi prioritas agar siswa dapat mengikuti ujian dengan tenang dan tanpa gangguan,” ujar Megantara.
Selain itu, PLN menyiagakan personel teknik di sejumlah titik strategis yang dekat dengan lokasi pelaksanaan ujian. Petugas dilengkapi peralatan dan kendaraan operasional guna memastikan respons cepat apabila terjadi gangguan.
Langkah preventif juga dilakukan melalui inspeksi menyeluruh terhadap jaringan distribusi dan peralatan kelistrikan sebelum ujian dimulai. Upaya ini penting untuk menekan potensi gangguan, baik yang bersumber dari faktor teknis maupun eksternal, termasuk kondisi cuaca yang dapat memengaruhi keandalan jaringan.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Bangka Belitung, Ira Savitri, menegaskan bahwa dukungan terhadap sektor pendidikan menjadi bagian dari tanggung jawab PLN dalam memastikan layanan publik tetap berjalan optimal.
“Keandalan listrik pada momentum ujian memiliki dimensi yang strategis, karena menyangkut proses evaluasi pendidikan dan masa depan peserta didik. PLN memastikan seluruh sistem dalam kondisi siaga, dengan penguatan personel dan pengamanan jaringan di titik-titik prioritas,” ujarnya.







