PANGKALPINANG — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat dalam rangka Safari Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Belitung pada Jumat (13/3/2026) sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus penyaluran zakat pegawai PLN kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh General Manager PLN UIW Bangka Belitung Ira Savitri, didampingi oleh Jajaran Senior Manager dan Manager Unit Pelaksana. Dalam kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada para penerima manfaat dari berbagai kalangan masyarakat.
Program bantuan yang disalurkan melalui YBM PLN meliputi Program Masjid Cahaya Ramadan, Berbagi Berkah Ramadan untuk Marbot, bantuan bagi Guru Ngaji, Santunan Yatim Dhuafa dan Anak Disabilitas, program Ifthor Santri Berkah Ramadan, serta dukungan Ketahanan Pangan bagi pondok pesantren. Secara keseluruhan, bantuan tersebut diberikan kepada 117 penerima manfaat yang berasal dari berbagai kategori masyarakat penerima program.
General Manager PLN UIW Bangka Belitung, Ira Savitri menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan menjadi momentum bagi PLN untuk memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat nyata melalui program sosial keagamaan.
“Kegiatan Safari Ramadan dan penyaluran bantuan melalui YBM PLN ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen PLN untuk terus hadir di tengah masyarakat. Dana zakat yang dihimpun dari pegawai PLN diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan serta memberikan keberkahan bagi semua pihak,” ujar Ira Savitri.
Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara PLN dan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan kepedulian sosial. Para penerima bantuan berasal dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk pengurus masjid, marbot, guru ngaji, santri, anak yatim, penyandang disabilitas, serta masyarakat kurang mampu.







