Alhamdulillah, di tengah keterbatasan anggaran karena kebijakan efisiensi, kafilah kita dari Kota Pangkalpinang berhasil meraih peringkat juara umum II,” ungkapnya.
Saat penglepasan kontingen Jumat pagi pekan lalu, sebenarnya Subekti menargetkan juara umum, karena kafilah Kota Pangkalpinang belum pernah berhasil mencapai Juara Umum MTQH.
“Seperti yang saya sampaikan saat penglepasan, bahwa kita inginnya juara umum. Walaupun tidak juara umum, minimal naik kelas. Karena kita belum pernah juara umum, tapi jadi urutan kedua juga sudah Alhamdulillah,” terangnya.
Menurut Subekti, keberhasilan kafilah Kota Pangkalpinang ini benar-benar luar biasa. Dengan ikhtiar dan doa bersama, serta support dari berbagai pihak telah mendorong capaian tersebut.
“Perjuangannya lumayan berat ini, perjalanan cukup jauh dan penginapan juga terlambat booking, karena kita keterbasan anggaran untuk bayar DP di Hotel Berkah Tanjung Kalian,” tuturnya.
“Alhamdulillah, kafilah kita benar-benar luar biasa. Saya sampai terharu, mudah-mudahan ini adalah kado terbaik buat Walikota kita Profesor Saparudin dan Cece Dessy,” demikian Subekti. (*)







