Example floating
Example floating
NASIONAL

JMSI Mendesak Lanal Babel Tuntaskan Polemik Pasir Timah di Kapal Kandas

426
×

JMSI Mendesak Lanal Babel Tuntaskan Polemik Pasir Timah di Kapal Kandas

Sebarkan artikel ini
Aktifitas pemindahan pasir timah dari KM Indah Jaya yang kandas di Muara Pamngkalpinang ke mobil pikc up pada Selasa yanggal 3 Juni 2025 malam. (Foto Wahyu)

PANGKALPINANG (realita.news) – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Bangka Belitung, mendesak Markas Pangkalan TNI AL Babel segera menuntaskan kasus kepemilikan pasir timah yang ditemukan di atas kapal yang kandas di Muara Pangkalbalam Jumat (30/5/2025).  Lanal juga diminta menjelaskan dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dan Polri dalam kasus ini.

Selain dugaan keterlibatan oknum Aparat Penegak Hukum tersebut, jumlah pasir timah yang ditemukan di atas kapal Kapal Kayu Indah Jaya juga terdapat dua versi. Lanal seperti yang pernah dirilis disampaikan Danlanal Kolonel Laut (P) Ipul Saeful menyebutkan jumlah sebanyak 25 ton namun informasi yang didapatkan media berjumlah 47 ton. Selain itu, Lanal Babel juga belum menetapkan satu tersangkapun dalam kasus pasir timah yang renvcannya mau diseludutkan ke Singapura.

Danlanal Babel, Kolonel Laut (P) Ipul Saeful mengatakan, tersangka masih dicari dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang atau DPO. “Tersangka kan msh DPO bang..pd saat d tangkap krewnya pd lari karena kapal kandas. Besok air pasang tinggi rencana kapalnya kita geret ke pos pangkal balam. Silahkan klo abg mau nyaksikan,”ujar Ipul Saeful, saat dikonfirmasi Grup Suarapos.com, melalui WhatsAap, Jumat (13/6/2025).

Saat ditanya apakah ada oknum anggota TNI berinisial SB yang diduga ikut bermain dalam penyelundupan pasir timah, Danlanal Babel belum menjawab.

Terpisah Sekretaris Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Babel, Wahyu Kurniawan mendesak Lanal Babel dapat mengungkap sejumlah oknum terlibat dalam penyelundupan pasir timah tersebut.

“Kita berharap Danlanal bisa membongkar oknum yang bermain dalam penyelundupan pasir timah itu. Apalagi masalah ini sudah menjadi konsumsi dan buah bibir dikalangan masyarakat khusunya di warung kopi,” kata Wahyu.

Menurut Wahyu, kinerja Lanal Babel perlu dipertanyakan karena pengamanan pasir timah itu masih menjadi pertanyaan publik mengenai jumlah pasir timah di atas kapal.

Baca Juga:  Seminggu Listrik Padam Bergilir di Bangka

“Dalam penjelasannya, Danlanal menyebutkan pasir timah itu sebanyak 25 ton, tapi informasi kita peroleh lebih dari itu. Apalagi ada temuan dilakukannya pemindahan timah dari kapal ke daratan pada jam 23.15 WIB Senin tanggal 2 Juni 2025 lalu,” jelas Sekretaris JMSI Babel ini.

Diberitakan sebelumnya, oknum anggota TNI dan Polri diduga ikut ‘bermain’ dalam penyelundupan 47 ton pasir timah yang digagalkan TNI Angkatan Laut (AL) Bangka Belitung di Muara Pelabuhan Pangkal Balam, Jumat (30/5/2025). Keduanya berdomisili di Bangka dan anggota Polri di Banten.

“Pemodal SY, dia anggota Polisi di Banten. SB anggota TNI bertugas sebagai pengumpul atau penyedia pasir timah, AH pengurus yang koordinasi ke APH. Mayoritas barang (pasir timah) berasal dari AN pemilik meja goyang yang ada di Jalan Lintas Timur,” ujar Sumber Suarapos.com, Selasa (10/6/2025).

Sementara, pemilik Kapal Kayu KM Indah Jaya GT 34 adalah berinisial RM warga Pangkalpinang. Kapal ini diduga sering digunakan untuk mengambil minyak ‘kencingan’ dari kapal Tanker.

Adapun proses penyelundupan pasir timah setelah dimuat di Kapal Kayu KM Indah Jaya GT 34 akan diangkut ke kapal induk yang telah menunggu di tengah laut, disinyalir pasir timah diangkut secara ship to ship di tengah laut.

Saat informasi yang ditemukan dipertanyakan, Danlanal Babel Kolonel Laut (P) Ipul Saeful saat dihubungi Suarapos.com, Kamis (5/6/2025) sekitar pukul 09.12 WIB dengan tegas membantah jika pasir timah yang diamankan sebanyak 47 ton. Danlanal juga membantah ada keterlibatan oknum dalam kasus ini.

“Enggak ada kok, saya yang jaga. Informasi dari mana? Enggak ada, semuanya saya jaga itu. Kan disitu bukan saya saja (Lanal Babel..red), disitu juga ada satgas dari Mabesal (Markas Besar Angkatan Laut), jangan sampai barang ini kemana-mana atau hilang kemana-mana ditungguin di kapal dan dibongkarnya setelah sandar di Pangkal Balam,”ujar Kolonel Laut (P) Ipul Saeful.

Baca Juga:  Kunjungi Daerah Bencana, Ketum IJTI Tegaskan Komitmen Menolak Siarkan Berita Tidak Sesuai Fakta

“Enggak ada, enggak ada yu. Enggak ada, anggota saya kalau ada yang main -main saya tindak,”jelasnya.

Informasi Awal Penangkapan

Diberitakan sebelumnya, informasi awal mengenai adanya pengamanan pasir timah oleh Lanal Babel yang ditemukan di atas kapal yang kandas di Muara Pangkalbalam.

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69