PANGKALPINANG (realita.news) — Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Keluarga Minangkabau Kota Pangkalpinang menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah dengan kembali menyembelih hewan kurban.
Tahun 2025 ini, kegiatan yang sudah menjadi agenda rutin DPD IKM Pangkalpinang kembali diadakan dan kali ini menyembelih sebanyak 23 ekor sapi dan 20 ekor kambing. Penyembelihan hewan kurban ini dilakukan tidak pada satu tempat tapi diadakan di sekretariat sekretariat dan masjid masjid milik paguyuban paguyuban daerah atau korwilda asal perantau Minangkabau yang ada di Pangkalpinang.
Pemyembelihan hewan kurban pertama dilakukan oleh Perhimpunan Keluarga Pesisir Selatan (PKPS) Pangkalpinang usai Jumatan atau hari pertama Idul Adha. Sebanyak dua ekor sapi dipotong di lahan milik PKPS yang juga menjadi lokasi pembangunan sekretariat PKPS. “Sama dengan tahun kemarin, sekarang kita memotong dua ekor sapi dan tidak ada kambing,” kata Zikril Hidayat, Ketua PKPS Pangkalpinang.

Pada hari Sabtu atau hari kedua Idul Adha, pemotongan hewan korban dilakukan di empat tempat berbeda. Pertama di Masjid Darul Ikhwan yang menyembelih sebanyak 10 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Kedua di Masjid Nurul Ittihad Kelurahan Air Kelapa Tujuh Kecamatan Garunggang. Korwilda Malalak menyembelih sebanyak lima ekor sapi dan empat ekor kambing.
Pemotongan hewan kurban yang dilakukan Korwilda IKM Pangkalpinang pada hari kedua Idul Adha adalah di Sekretariat Perkumpulan Keluarga Paninggahan (PKP) Pangkalpinang. Sebanyak dua ekor sapi kurban dipotong untuk dibagikan kepada seluruh warga Paninggahan di Kota Pangkalpinang dan warga sekitar sekretariat. Pemotongan hewan kurban terakhir dilakukan oleh DPW Perhimpunan Keluarga Daerah Piaman (PKDP) Bangka Belitung. Sebanyak satu ekor sapi dan dua ekor kambing dipotong pada hari raya Idul Adha tahun 2925 ini.

Puncak kegiatan pemotongan hewan pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah yang diadakan DPD IKM Pangkalpinang diadakan Minggu tanggal 8 Juni 2025. Sebanyak tiga ekor sapi dan satu ekor kambing di potong di halaman samping Rumah Adat Minangkabau yang juga menjadi Sekretariat IKM Pangkalpinang di Jalan Nilam III Kelurahan Temberan Pangkalpinang.
Menurut Ketua DPD IKM Pangkalpinang, H Syarifuddin, kenapa disebut puncak kegiatan pemotongan hewan untuk DPD IKM Pangkalpinang karena kegiatan ini dihadiri oleh seluruh pengurus dan perwakilan warga yang tergabung dalam Koordinator Wilayah Daerah Asal (korwilda) Perantau Minangkabau di Pangkalpinang.
“Jika pemotongan hewan di Korwilda, mungkin yang hadir sana kebanyakan adalah teman sekampung atau setidaknya warga yang berasal dari satu kabupaten yang sama di Sumatera Barat. Tapi yang diadakan di Rumah Gadang Minangkabau Pangkalpinang ini dihadiri oleh seluruh Ketua Korwilda Perantau Minangkabau di Pangkalpinang,” katanya.
Setelah melakukan pemotongan hewan dilakukan kegiatan makan bersama yang selain menyuguhkan sebagian daging kurban juga makanan makanan khas dari daerah asal masing masing perantau Minangkabau di Pangkalpinang.

Sementara itu, Replianto selaku Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPW IKM) Bangka Belitung mengatakan pemotongan hewan kurban tidak hanya dilakukan oleg DPD IKM Pangkalpinang tapi juga oleh pengurus DPD IKM Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan, Bangka Tengah, Belitung dan DPD IKM Belitung Timur.
“Memang tidak semua DPD yang mengadakan pemotongan hewan kurban di sekretariat masing masing DPD tapi ada juga yang bergabung dengan masjid masjid yang berada dekat dengan sekretariat ataupun kediaman pengurus,” jelasnya. (rea)







