Dalam gelaran buka bersama ini, para tamu dan undangan disuguhkan berbagai makanan khas Minangkabau. “Kita ingin menghadirkan suasana kampuang meski berada di perantauan, paling tidak dari sisi makanan yang menjadi menu buka bersama dan rendang adalah menu utama,” kata Syarifuddin, Ketua IKM Pangkalpinang dalam sambutannya.
Da ujang, begitu dia biasa disapa, keluraga Minangkabau yang ada di Pangkapinang ini juga tiap tahun mengadakan kegiatan penyembelihan hewan qurban yang pelaksanaannya tidak hanya di areal Rumah Gadang IKMP tapi di sekretariat Koordinator Wilayah Asal Perantau Minang. “Kalau melihat tahun tahun sebelumnya, warga Minang yang ada di Pangkalpinang tahun tetap akan mengelar kegiatan tersebut,” ujarnya lagi.
Menurut pensiunan Kantor BPN Pangkalpinang ini, selain untuk lebih meningkatkan jalinan silaturahmi diantara sesama warga Minangkabau di perantauan, acara ‘Babuko Basamo’ juga diisi dengan siraman rohani dari penceramah agama yang sengaja diundang. Kali ini yang memberikan tausiah adalah Ustad M Nazrin.
Sementara itu, Aswandi selaku ketua panitia pelaksana mengatakan kegiatan ‘babuko basamo’ sengaja dilakukan diawal awal Bulan Ramadhan ini karena pada pertengahan puasa, anggota IKM ini sudah ada yang persiapan untuk pulang kampung guna merayakan lebaran. (rea)







