Menurut Agung, peluang produk Indonesia untuk menembus pasar internasional masih sangat terbuka apabila pelaku usaha mampu memenuhi standar kualitas dan memahami tata laksana ekspor.
“Ekspor bukan hanya untuk perusahaan besar. Saat ini UMKM juga memiliki peluang yang sama untuk memasuki pasar internasional. Yang terpenting adalah memahami regulasi, melengkapi persyaratan, menjaga kualitas produk, dan terus meningkatkan daya saing. Bea Cukai siap menjadi mitra bagi UMKM dalam memberikan pendampingan dan informasi terkait proses ekspor,” ungkap Agung Hermawan.
Salah satu peserta, Nur Rizkiana, Owner Keritcu Super Sindi, mengapresiasi penyelenggaraan Sarasehan “Menuju Go Ekspor” yang dinilai memberikan wawasan baru bagi pelaku UMKM. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk memahami tahapan ekspor dan berbagai persiapan yang perlu dilakukan sebelum memasuki pasar internasional.
“Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai pelaku UMKM untuk lebih memahami proses ekspor secara menyeluruh. Semoga melalui kegiatan seperti ini, semakin banyak UMKM yang termotivasi dan siap membawa produk lokal Bangka Belitung ke pasar global,” ujar Nur Rizkiana.
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti diskusi secara interaktif dengan antusias. Berbagai pertanyaan disampaikan, mulai dari persyaratan legalitas, mekanisme pengiriman barang ke luar negeri, hingga strategi mencari pasar ekspor. Melalui kegiatan ini, PLN UIW Bangka Belitung berharap semakin banyak UMKM binaan yang memiliki kesiapan untuk memperluas pasar hingga tingkat internasional. Sinergi antara PLN, Bea Cukai, serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan UMKM yang berkelanjutan, sehingga produk-produk unggulan Bangka Belitung dapat semakin dikenal di pasar global.
Media Sosial PLN UIW Babel:
📌 Facebook: PLN Wilayah Bangka Belitung
📌 Twitter/X: @PLNBabel
📌 Instagram: @pln_bangkabelitung
Narahubung:
M. Patriansyah
Manajer Komunikasi & TJSL PLN UIW Babel
📱 Telp: 0717-439300
📠 Fax: 0717-439600







