Mendagri Tito menyebutkan sekitar 50% faktor konsumsi rumah tangga mempunyai pengaruh besar disamping faktor lain, dengan daya beli dan uang yang beredar di masyarakat.
Di jelaskannya lebih lanjut, untuk realisasi pendapatan APBD Provinsi, Babel berada di dalam posisi bagus dengan presentase 27,65 % di antara 37 provinsi lainnya. “Angka itu menunjukan prestasi, menunjukkan kinerja dan tidak bisa dibantah” tegas Mendagri Tito.
Ia juga menyorot daerah-daerah yang mengalami penurunan dan meminta agar Pemerintah Daerah tersebut lebih konsen lagi bekerja untuk pendapatan daerahnya.
“ Harapan kami kepada semua Kepala Daerah atau yang mewakili saat ini agar data-data ini disampaikan seperti realisasi pendapatan belanja, surat edaran program MGB, data pertumbuhan ekonomi tiap daerah, data pengadaan barang/jasa,” pesannya.
Hal ini dilakukan supaya ada langkah lanjutan untuk menjaga angka pertumbuhan ekonomi dan angka inflasi karena merupakan indikator-indikator utama maju mundurnya suatu daerah. (*)







