Sebagai langkah awal, Anggi berharap nantinya hasil pertanian di Farm Estate Tanjung Ular ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar Tanjung Ular.
“Paling tidak kita bisa memberikan stok sayur mayur untuk masyarakat disekitar Tanjung Ular, kedepannya mudah mudahan bisa memenuhi kebutuhan sayuran masyarakat Bangka Barat,” harapnya.
Dalam mengembangkan kawasan ini, PT Timah juga melibatkan masyarakat sekitar. Salah satu warga Desa Keranggan Alex berharap program ini terus berkembang dan berkelanjutan, karena ini sangat membantu kehidupan mereka dan keluarga serta masyarakat sekitar dalam mendapatkan sayur dan buah yang sehat.
“Alhamdulillah, kebutuhan ekonomi keluarga kami seperti ayur dan lauk bisa terpenuhi dari keterlibatan saya ini,” katanya. (*)
(Sumber www.timah.com)







