Example floating
Example floating
HEADLINE

Dari Udang Rebon Jadi Belacan Cinta, Begini Cara PT TIMAH Bantu Ekonomi Warga Karimun

8
×

Dari Udang Rebon Jadi Belacan Cinta, Begini Cara PT TIMAH Bantu Ekonomi Warga Karimun

Sebarkan artikel ini
(Foto: Timah)

KARIMUN — Upaya mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus dilakukan PT TIMAH (Persero) Tbk di wilayah operasionalnya. Melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan secara berkelanjutan, perusahaan mendukung masyarakat Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru.

Dalam beberapa tahun berakhir, PT TIMAH menghadirkan beragam program dilaksanakan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat Desa Sawang Laut. Program tersebut mencakup pemberdayaan ekonomi, dukungan sosial dan keagamaan, hingga bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Kepala Desa Sawang Laut, Jefrizal, mengatakan kehadiran PT TIMAH telah membantu desa dalam merespons sejumlah kebutuhan masyarakat, termasuk persoalan air bersih ketika musim kemarau. Warga di Dusun I, khususnya RT 03 dan RT 04, kerap menghadapi kesulitan air saat musim kering.

“Kalau musim kemarau, masyarakat di Dusun I, terutama RT 03 dan RT 04, memang kewalahan dengan air. Untuk kebutuhan sehari-hari, mereka memanfaatkan sumur bor dari program pemerintah,” ujar Jefrizal.

Menurutnya, dukungan PT TIMAH tidak hanya berfokus pada kebutuhan mendesak, tetapi juga diarahkan untuk membangun peluang ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan.

Sejumlah program yang dijalankan di Desa Sawang Laut antara lain budidaya ikan kakap putih oleh Pokdakan Tuah Bersatu, pengembangan usaha ayam petelur, pengolahan terasi, hidroponik, serta bank sampah yang dikembangkan pada 2025.

PT TIMAH juga mendukung kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat serta pembangunan fasilitas yang menjadi bagian dari identitas desa, seperti Tugu Simpang Tanjak, kegiatan keagamaan seperti mendukung pelaksanaan MTQ.

Jefrizal menilai berbagai program tersebut mulai memberikan manfaat bagi masyarakat. Kelompok-kelompok warga memperoleh kesempatan untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan mereka.

Baca Juga:  Panwascam Kota Pangkalpinang Gelar Rapat Fasilitasi Pengawas Pemilu Tingkat Kelurahan

Pada program hidroponik, misalnya, hasil budidaya telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga. Sementara itu, kelompok budidaya kakap putih dan usaha terasi mendapatkan pengetahuan serta pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk mengembangkan usaha.

“Alhamdulillah, masyarakat sudah mulai merasakan manfaatnya. Mereka mendapatkan ilmu dan keterampilan baru. Kegiatan ini setidaknya bisa menjadi usaha sampingan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

Karena itu, Jefrizal berharap kolaborasi dengan PT TIMAH dapat terus berlanjut sehingga program pemberdayaan semakin sesuai dengan kebutuhan warga dan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa.

Selain pemberdayaan ekonomi, ia juga berharap PT TIMAH dapat memperluas dukungan di bidang pendidikan, khususnya melalui program beasiswa bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu hingga jenjang perguruan tinggi.

Tinggalkan Balasan

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69