Dalam hal penghargaan, Suryanef telah mendapatkan Satya Lencana Karya Satya untuk masa pengabdian 20 dan 30 tahun, Poster Terbaik Penelitian Hibah Bersaing Tingkat Nasional tahun 2012, serta Peneliti Terbaik I Universitas Negeri Padang pada tahun yang sama, 2012.
Dalam kehidupan yang dijalaninya, Suryanef lebih senang menumbuhkembangkan sikap pintar merasa daripada merasa pintar, serta mensyukuri apa adanya bak air mengalir saja.
Pertama kali
Sementara itu, Prof Dr. Al Rafni, MSi., sang isteri sejak kecil memang bercita-cita menjadi seorang pendidik. Makanya, dia meneruskan pendidikannya ke Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Padang pada 1987 di Prodi Pendidikan Moral Pancasila dan Kewarganegaraan. Sama halnya dengan sang suami, Prof Al juga berprestasi. Pendidikan sarjananya diselesaikan dengan cumlaude dan memperoleh IPK 3,9.
Dia juga meneruskan pendidikan S2 ke UGM. Di sana, lagi-lagi meraih cumlaude dan menjadi satu-satunya wisuda berasal dari luar Pulau Jawa dengan prediket tersebut. Gelar doktor di UNP juga diraihnya dengan IPK 3,95.
Prof Al Rafni telah memulai karir sebagai dosen sejak 1991. Artinya, hingga kini telah lebih dari 30 tahun hidupnya dipersembahkan untuk menjalani kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi. Setidaknya ada 54 judul penelitian yang telah dihasilkannya dan terlibat dalam 65 kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Dia juga terlibat dalam berbagai pertemuan ilmiah, baik skala nasional maupun internasional serta telah melahirkan sejumlah buku. Prof Al Rafni juga pernah menjadi Wakil Dekan di Fakultas Ilmu Sosial UNP, membuatnya selalu bersyukur dan penuh kebahagiaan. Tak hanya dalam keluarga, tapi juga bersama meniti karir menjadi pendidik, sebuah profesi yang sangat mulia.
“Kalau ditanya perasaan kami, tentu pastinya bersyukur dan bahagia, karena ini tidak sekadar sejarah bagi keluarga, pun UNP sebagai PT Negeri yang telah berusia 70 tahun. Ini untuk pertama kalinya terjadi pengukuhan guru besar suami istri dengan waktu bersamaan,” kata Prof Suryanef.
Bersama, keduanya akan terus mengabdikan diri sebagai pendidik dan tentu saja melaksanakan tridharma perguruan tinggi. (yuni)
(Sumber hariansinggalang.id)







